Tak Cukup Bukti, Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu Balon Walikota Dumai di Hentikan

redaksi
Sar
  • Xnewss.com, Dumai- Tim Badan pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Dumai menghentikan tiga laporan masyarakaat atas dugaan pelanggaran yang dilakukan bakal calon walikota dan wakil walikota Dumai selama proses kampanye berlangsung.

  • Penghentian dugaan pelanggaran Pemilu tersebut dilakukan setelah pihak Bawaslu melakukan rapat bersama tim Gakumdu dan meminta keterangan dari sejumlah pihak atas dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan.

  • "Hingga saat ini kami sudah menangani Empat perkara dugaan pelanggaran pemilu di Kota Dumai. Tiga dugaan pelanggaran pemilu yang laporan masyarakat dan satu dugaan pelanggaran pemilu hasil temuan tim kami dilapangan," ujar Ketua komisioner Bawaslu Kota Dumai, Zulfan, Sabtu (31/10/2020).

  • Dikatakan Zulfan saat ini tiga laporan masyarakat atas dugaan pelanggaran pemilu sudah kami hentikan namun untuk dugaan pelanggaran pemilu Kota Dumai yang hasil temuan kita terus berproses sampai saat ini.

  • "Tiga perkara yang kita hentikan sebagaimana hasil rapat bersama tim sentra Gakumdu tersebut yakni dugaan penggunaan fasilitas negara dalam berkampanye, dugaan money politik dan netralitas ASN," ujar Zulfan.

  • Dikatakan Zulfan penghentian laporan dugaan pelanggaran pemilu tersebut dikarenakan bukti yang disajikan pelapor lemah, fakta yang diberikan lemah serta keterangan ahli yang menyatakan berdasarkan alat bukti dan data yang ada tidak memenuhi pasal pasal yang diduga.

  • Sebagaimana informasi yang didapat di papan pengumuman Bawaslu Dumai, laporan dugaan pelanggaran tersebut hanya dialamatkan pada satu pasanngan calon wali kota dan wakil walikota Dumai dengan nomor urut 2 yakni Eko Suharjo - Syarifah.

  • Dimana laporan dugaan pelanggaran Pemilu yang dihentikan prosesnya oleh Bawaslu Dumai tersebut yakni dugaan penggunaan fasilitas negara berupa alat berat oleh Eko Suharjo dan tim pemenangan dalam mengatasi banjir.

  • Saudari Dewi Tunjung Sari yang notabenennya merupakan istri calon walikota Dumai Eko Suharjo atas dugaan laporan money politik atas sumbangan kepada anak yatim dan dugaan laporan saudara Hasan Basri, Kadis Sosial Dumai yang tidak melakukan cuti diluar tanggungan negara karena instrinya Syarifah maju sebagai wakil walikota Dumai berpasangan dengan Eko Suharjo. (Sa)