Sejumlah APK Ditertibkan Saat Tahap Kampanye, Berikut Penjelasan Bawaslu Dumai

redaksi
Sar
  • Xnewss.com, Dumai - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Dumai, menggandeng Satpol PP Kota Dumai, untuk melakukan penertiban Alat peraga Sosialisasi yang telah terpasang baik di sudut-sudut kota maupun tempat lainnya.

  • Ketua Bawaslu Kota Dumai, Zulfan mengungkapkan, bahwa setelah empat pasang Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai, telah ditetapkan dan telah mendapatkan nomor urut, pihaknya telah mengirimkan surat imbauan kepada masing-masing Paslon.

  • Diakuinya, surat imbauan telah pihaknya kirim kepada seluruh paslon pada 25 September 2020, imbauan tersebut terkait melakukan penertiban seluruh alat peraga Sosialisasi secara mandiri.

  • "Karena sudah masuk tahap Kampanye dan dari pengawasan kita di lapangan ternyata imbauan kita tidak diindahkan sampai 1 Oktober 2020 oleh seluruh Paslon yang ada di kota Dumai, karena masih banyak ‎alat peraga sosialisasi, seperti spanduk dan baliho masih terpasang di sudut dan tempat-tempat keramaian di kota Dumai," katanya, Kamis (01/10/2020).

  • Ia menambahkan, dengan tidak diindahkanya imbauan Bawaslu, pihaknya menggandeng Satpol PP Kota Dumai, serta KPU untuk melakukan penertiban alat peraga sosialisasi yang masih terpasang secara bersama-sama.

  • ‎Zulfan menerangkan, saat ini merupakan masa kampanye, dan alat peraga kampanye (APK) yang boleh terpasang hanya dari KPU, dan titik-titik nya juga sudah ditentukan.

  • "Untuk hari ini kita akan tertibkan atau bersihkan spanduk-spanduk atau alat peraga sosialisasi yang telah terpasang sebelum tahapan kampanye ataupun penetapan Paslon," imbuhnya.

  • Sementara, Kasatpol PP Kota Dumai, Bambang Wardoyo mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama Bawaslu melakukan penertiban alat peraga sosialisasi yang masih terpasang di kota Dumai.

  • "Sesuai aturan alat peraga sosialisasi ini sudah tidak boleh terpasang, karena tidak sesuai dengan ketentuan atau aturan yang berlaku, jadi kita tertibkan," terangnya.

  • Bambang Wardoyo mengaku telah menerjunkan 25 anggota Satpol PP di dampingi Bawaslu Dumai, untuk melakukan penertiban alat peraga sosialisasi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  • Dijelaskanya, dalam penertiban ini, pihaknya tetap mengacu kepada bawaslu, karena yang mengetahui aturan terkait spanduk mana yang boleh dan tak boleh untuk ditertibkan.

  • "Jadi kita menertibkan sesuai dengan aturan yang berlaku, dan jika menurut Bawaslu itu menyalahi aturan ya kita tertibkan," pungkasnya.

  • Pantauan dilapangan, para anggota Satpol PP dan Bawaslu Dumai, terlihat menumbangkan spanduk-spanduk dan baliho yang tidak susuai dengan ketentuan yang berlaku. (Sa)