Terima Kasih JKN-KIS Penolong Keluarga Kami

redaksi

Xnewss.com,Dumai, Jamkesnews " Susanti (25), berdomisili di Desa Purnama yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat kota adalah peserta JKN-KIS dari segmen PBI APBN. Susanti adalah seorang ibu rumah tangga yang aktivitas kesehariannya mengurusi kebutuhan keluarganya, ia dikaruniai seorang anak yang saat ini masih berusia 4 tahun, suami Susanti bekerja sebagai buruh yang menerima upah dari hasil memetik buah kelapa sawit dikebun-kebun milik pribadi disekitar tempat tinggalnya atau kadang juga harus pergi ke desa tetangga karena tidak ada lagi buah sawit yang harus dipanen disekitar tempat tinggalnya.

”Walaupun tidak banyak tapi setiap hari ada saja pemilik kebun yang menggunakan jasa suami saya untuk memetik hasil panen kebun sawitnya,”tutur Susanti (25/03).

Saat ditemui di Puskesmas Purnama sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat Susanti beserta keluarganya terdaftar Susanti tidak sedang berobat, tetapi ia menemani kakak iparnya untuk mengecek kehamilannya yang sudah memasuki usia 6 bulan.

Terkait pemanfaatan aplikasi Mobile JKN Susanti mengatakan sudah mengetahuinya karena sudah pernah mendapatkan edukasi dari petugas di Puskesmas.

”Sebenarnya dengan adanya aplikasi Mobile JKN ini sangat membantu mempermudah pelayanan hanya kami yang tinggal didaerah perkebunan ini tidak terbiasa memanfaatkannya karena tidak banyak yang memiliki HP Android,” jawab Susanti.

Sebagai peserta program JKN-KIS dari segmen PBI APBN Susanti juga banyak bercerita tentang pengalamannya selama memanfaatkan kartu KIS nya.

”Saya sudah 2 kali memanfaat kartu KIS saya, pertama waktu melahirkan anak saya, karena berdasarkan hasil pemeriksaan di Puskesmas saya tidak bisa melahirkan normal saya dirujuk ke RSUD Dumai untuk menjalani operasi Caesar (SC), yang kedua anak saya beberapa bulan lalu juga pernah dirawat karena demam tinggi kata dokter yang merawat anak saya gejala thypoid, tapi syukur semua bisa diatasi 4 hari dirawat anak saya sudah diperbolehkan pulang dan yang tak kalah penting saya tidak dibebani biaya sepeserpun semua dijamin JKN-KIS,” kenang Susanti.

Diakhir pembicaraan Susanti mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah melalui BPJS Kesehatan sebagai Badan yang mengelola jaminan sosial kesehatan untuk masyarakat, ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan karena telah memberikan jaminan sosial kesehatan kepada keluarganya, kalau tidak tentunya ia akan kesusahan mencari biaya untuk berobat. (Rilis)