Tanpa Mengenal Lelah Kader JKN Terus Sosialisasikan JKN-KIS Di Masa Pandemi Covid-19

redaksi

Xnewss.com,Bengkalis, Jamkesnews - BPJS Kesehatan terus melakukan pemberian informasi dan sosialisasi Program JKN-KIS kepada peserta, salah satunya kemitraan dengan Kader Jaminan Kesehatan Nasional (Kader JKN). Keberadaan Kader JKN turut mendongkrak pengumpulan iuran yang berdampak kartu peserta yang aktif, memberikan edukasi berupa diskusi kepada Perangkat Desa/Kelurahan, Tokoh Masyarakat maupun dalam hal membantu proses pendaftaran masyarakat untuk menjadi peserta melalui kanal digital dengan mekanisme yang telah ditetapkan sesuai dengan prosedur.

Meski saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan bersama mitranya Kader JKN tetap menjalankan tugasnya untuk menyukseskan program negara yakni Program Jaminan Kesehatan Nasional " Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kader JKN dari Kabupaten Bengkalis Rahyono (35), berprofesi utama sebagai seorang tenaga pendidik dengan wilayah binaan Pulau Bengkalis (Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan) dengan total sebanyak 54 desa/kelurahan mengaku sangat bersyukur dapat bergabung sebagai mitra BPJS Kesehatan. Menurutnya, sebagai seorang Kader JKN telah andil membantu negara dalam menyehatkan rakyat. Rahyono sangat senang dan menikmati status sebagai Kader JKN sehingga dapat bersilaturahmi dengan banyak orang dan mempunyai kepuasan sendiri. "Tidak hanya itu saya jadi memiliki aktifitas yang sangat positif untuk mengisi waktu luang saya,” ujarnya.

Saat ini memasuki tahun kedua Rahyono mengabdikan diri menjadi Kader JKN, ia telah meraih prestasi ranking enam besar Tingkat Nasional dan Ranking Pertama se Sumbangteng-Jambi dalam pencapaian pengumpulan iuran, harapannya kedepan ia dapat konsisten untuk meraih kinerja lebih baik dan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjadi peserta Program JKN-KIS.

Dengan terusnya waktu berjalan, Yono begitu biasa ia disapa terus menjalin hubungan silaturahmi dan memperluas jejaring di lapangan baik dengan aparat pemerintah desa (mulai dari tingkat RT,RW, Kepala Desa/Kelurahan) bahkan sampai ke jenjang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Ia juga ikut menghadiri pertemuan dan undangan untuk mengadakan sosialisasi seputar JKN-KIS di Pulau Bengkalis.

Yono tidak pernah lelah dalam memberikan informasi, melakukan edukasi terkait Program JKN-KIS dan tidak lupa pula menanyakan masalah dan keluhan peserta, karena kebanyakan peserta yang tidak ingin membayar iuran karena mengeluhkan pelayanan fasilitas kesehatan. Yono mencoba menjelaskan alur dan proses pelayanan pada fasilitas kesehatan satu per satu, sehingga mereka mengerti dan bisa tergerak hati untuk membayar iuran.

Selain bisa bersilaturrahmi dengan masyarakat banyak juga hal-hal baru yang dialami Rahyono selama menjadi Kader JKN. ”Saya terkejut ketika ada peserta yang sudah beberapa kali di kunjungi ketika diawal sebelum Pandemi Covid-19 enggan membayar. Mamun tiba-tiba malamnya menelpon saya ingin melunasi tunggakan karena anaknya sakit dan momohon bantuan untuk prosedur selanjutnya dan beliau baru memahami akan pentingnya manfaat dari program JKN-KIS ini yang sudah banyak membantu warga lainnya,” kenang Rahyono.

Sebelum menutup pembicaraan Rahyono menuturkan akan selalu bekerja dengan ikhlas dan tidak pernah mengeluh selama menjadi seorang Kader JKN. "Saya yakin dan percaya semua yang terbaik pasti akan kembali juga ke saya,” kata dia. (Rilis)