Dengan JKN-KIS Penyakit Diabetes Melitus Siti Rohani Tertangani

redaksi

Dumai, Jamkesnews " Siti Rohani (56), seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya mengisi waktu bersama suaminya, beliau memiliki empat orang anak yang semuanya sudah berumah tangga dan tinggal dirumahnya masing-masing. Suami Siti Rohani adalah seorang petani yang tentunya tidak mempunyai penghasilan tetap. ”Suami saya hanya petani kecil penghasilannya hanya cukup untuk hidup kami berdua tapi kami bersyukur anak-anak kami semua sudah mandiri,” ungkap Siti Rabu (03/02).

Saat ditemui, Siti Rohani sedang menunggu antrian di kantor BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Kartu KIS milik Siti hilang entah dimana ia sudah mencari-carinya tapi tidak ketemu biasanya Siti selalu menyimpannya di dalam dompet dan kemanapun ia pergi kartu KIS itu selalu dibawa.

Sebagai peserta PBI APBN Siti Rohani dan suaminya terdaftar di Puskesmas Sungai Sembilan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertamanya (FKTP). ”Saya menderita kencing manis(Diabetes Melitus)sejak tahun 2005, sebulan sekali saya rutin konsul ke Puskesmas,”Syukur Alhamdulillah saya dan suami dapat kartu KIS ini dari pemerintah, memang kita tidak pernah menginginkan sakit tapi kita tidak pernah tau kapan penyakit itu datang dengan adanya kartu KIS ini kami betul-betul merasa terbantu,” jelas Siti Rohani dengan mata yang berkaca.

Siti Rohani juga menceritakan beberapa kali pengalamanya terkait pemanfaatan kartu KIS, sejauh ini ia memang belum pernah dirawat inap, walaupun semua biaya perobatan ditanggung pemerintah Siti berharap mudah-mudahan ia tidak sampai dirawat inap, tapi suami nya sudah pernah tiga kali dirawat sekitar tahun 2017 silam, saat itu suami Siti mengalamihypertensikemudianstrokeringan.

Tak hentinya Siti Rohani mengucapkan rasa syukur dengan adanya program JKN-KIS,”Harapan saya program JKN-KIS ini tetap dipertahankan dan ditingkatkan kualitas pelayanannya karena sangat membantu terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

”Pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit sudah bagus, tidak ada perbedaan dalam pelayanan perawat dan dokternyapun ramah-ramah masalah administrasipun mudah dan yang terpenting lagi tidak ada biaya tambahan,” terang Siti menutup pembicaraan. (Red)