Dari BPDPK, PHB, Akses Hingga BPJS Kesehatan Nyaman Menjadi Peserta

redaksi
Humas
  • Xnewss.com,Dumai - Margono (86), atau Mbah Kung sapaan akrabnya, adalah seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) tepatnya pensiunan pegawai Imigrasi. Mengisi masa tuanya keseharian Pak Margono dihabiskan di rumahnya bersama anak dan cucu-cucu. Pak Margono memiliki 6 orang putra putri dan memiliki 11 orang cucu serta 1 orang cicit.

  • Selain itu Pak Margono adalah sosok yang rajin, dengan usianya yang tidak lagi muda ia tetap melakukan aktifitas fisik seperti berolahraga dengan jalan pagi setiap hari selama 30 menit, berkebun tanaman sayur-sayuran disekitar rumah beliau serta aktifitas lainnya yang bisa mengeluarkan keringat kata dia.

  • "Alhamdulillah sampai saat ini Allah masih memberikan saya kesehatan," tukas Pak Margono dengan senyum ramahnya.

  • Ketika ditanya apa rahasia atau resep khusus sehingga Mbah Kung bisa tetap sehat di usia sekarang ini, ia menjawab ringan.

  • "Tidak ada, saya tidak ada rahasia atau resep khusus bahkan saya tidak ada pantangan makan semua saya makan tetapi dalam porsi yang tepat tidak berlebihan, yang paling penting hati kita harus selalu ikhlas dalam menjalani hidup ini, Jangan pernah melalaikan ibadah apalagi meninggalkannya selalulah memohon ampunan kepada Allah,"ungkap Pak Margono, Selasa (15/12/2020).

  • Untuk diketahui diusianya yang sudah 86 Tahun Mbah Kung tidak mempunyai riwayat penyakit yang serius. Kebiasaan beliau sejak dari muda selalu mandi sebelum fajar atau subuh, kemudian setelah melaksanakan ibadah sholat subuh berolahraga minimal 30 menit.

  • "Yang penting hidup ini jangan dibawa stress jalani saja dengan legowo (ikhlas), hidup sudah ada yang mengatur," kata dia.

  • Di lingkungan tempat tinggalnya Mbah Kung dikenal sebagai sosok orangtua yang rajin dan ramah, beliau dijadikan sepuh dan panutan di masyarakat.

  • Sebagai pensiunan pegawai negeri sipil tentunya Mbah Kung memiliki kartu JKN-KIS, bahkan beliau mengalaminya beberapa zaman sejak dari BPDPK (Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan), PHB (Perum Husada Bhakti), PT. Askes (Persero) hingga BPJS Kesehatan.

  • "Kartu ini sudah banyak membantu saya dan keluarga, saya masih ingat dulu waktu masih PHB anak ke 4 saya pernah operasi usus buntu (appendic), kemudian anak ke 6 saya juga pernah operasi yang sama ketika itu sudah PT. Askes, almarhum istri saya juga dirawat inap hingga cuci darah semuanya menggunakan kartu Askes atau JKN-KIS ini. Semuanya ditanggung dan tidak dikenakan biaya tambahan, urusannyapun mudah yang penting sesuai prosedur, saya sangat nyaman menggunakan BPJS Kesehatan," kenang Pak Margono.

  • Mbah Kung sendiri jarang menggunakan kartu JKN-KIS nya, artinya beliau memang jarang sakit.

  • "Alhamdulillah kalau penyakit serius saya tidak ada paling hanya demam pilek biasa,"kata dia.

  • Tahun 2019 silam Pak Margono pernah memeriksakan kesehatannya ketika itu akan berangkat ke tanah suci Mekah untuk melaksanakan ibadah Umroh, hasilnya kesehatan Pak Margono dinyatakan baik oleh dokter dan direkomendasikan untuk berangkat.

  • "Program JKN-KIS ini bagus dan sangat membantu meringankan beban masyarakat apalagi biaya berobatkan mahal, pokoknya program ini harus tetap ada saya tidak keberatan walaupun uang pensiun saya dipotong anggap saja itu sedekah," kata dia. (Red)