Abdul Karim: Saya Tidak Khawatir Karena Ada JKN-KIS

redaksi

Xnewss.com,Dumai, Jamkesnews " Abdul Karim (42), berdomisili di Desa Tanjung Rhu Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis. Sehari-hari bekerja sebagai buruh, ia dan keluarganya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen PBI APBN yang artinya iuran Abdul dan keluarganya dibayar oleh pemerintah. Bapak satu orang anak ini saat ini sedang menantikan kelahiran anak keduanya. ”Istri saya sudah dirujuk ke RSUD Dumai kalau tidak ada halangan besok akan dilakukan operasi,” jelas Abdul Karim (26/02).

Diketahui istri Abdul Karim saat ini sudah berada di RSUD Dumai dirujuk dari Puskesmas Tanjung Medang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dimana Abdul Karim dan keluarganya terdaftar. Abdul Karim sangat bersyukur dan merasa terbantu sekali dengan adanya program JKN-KIS semua biaya operasi dan perawatan istri dan anaknya dijamin, Abdul menuturkan semua pelayanan kesehatan yang dibutuhkan istrinya ditanggung oleh JKN-KIS mulai dari perawatan hingga proses operasi. andaikan tidak ada program Negara ini pastinya Abdul kewalahan mencari biayanya.

Dari hasil diagnosa dokter istri Abdul Karim memang tidak bisa melahirkan normal dengan kata lain harus dilakukan operasisectio caesar(sc). ”Dengan ini sudah dua kalilah istri saya operasi melahirkan, dulu waktu anak pertama juga dioperasi dan pakai kartu KIS juga tidak ada sepeserpun biaya yang saya keluarkan,” kenang Abdul Karim.

Kehadiran program JKN-KIS memang sangat dirasakan manfaatnya terutama bagi masyarakat yang tidak mampu, Program JKN-KIS ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat seperti Abdul yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kasar, ia mengaku hanya dapat upah apabila ada pekerjaan kalau tidak ada pekerjaan maka ia pun tidak dapat upah.

Laki-laki yang dikenal ramah ini juga menuturkan ketidak khawatirannya karena memiliki kartu KIS, ”Saya merasa nyaman dan tidak khawatir walaupun istri saya harus dioperasi, dengan memiliki kartu KIS ini memberikan rasa tenang pada diri saya karena saya tidak lagi memikirkan masalah biaya,”terang Abdul Karim.

Abdul Karim juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah melalui BPJS Kesehatan sebagai Badan yang mengelola jaminan sosial kesehatan untuk masyarakat. ”Terima kasih yang tak terhingga saya ucapkan kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan karena telah memberikan jaminan sosial kesehatan kepada saya sekeluarga, kalau tidak ada kartu KIS ini mungkin kami tidak bisa berobat dan istri saya juga tidak tahu bagaimana ia akan melahirkan,” ungkap Abdul Karim terharu. (Rilis)