Rawan Selundupan Rokok Ilegal, Kapal Ekspedisi Perlu Pengawasan Ketat Aparat

redaksi
Rawan Selundupan Rokok Ilegal, Kapal Ekspedisi Perlu Pengawasan Ketat Aparat

Xnewss.com-Jasa kapal-kapal ekspedisi di Karimun, Kepulauan Riau, sangat rawan terhadap upaya penyelundupan barang-barang ilegal, seperti halnya komoditas hasil tembakau seperti rokok.

Khususnya, komoditas rokok tanpa cukai karena diduga banyak beredar di kalangan masyarakat, sebab dianggap jauh lebih ekonomis di banding rokok-rokok resmi yang ada di pasaran.

Dikhawatirkan, peredaran rokok tanpa cukai secara masif itu masuk melalui jalur-jalur pelabuhan tidak resmi yang menjadi lokasi sandarnya kapal logistik.

Contohnya saja di sepanjang kawasan Kam Kong, Meral. Wilayah ini terdapat kapal-kapal ekspedisi yang biasa sandar dengan membawa barang-barang dari wilayah Batam hingga ke Karimun.

Tidak hanya itu, muatan paket pada kapal ekspedisi biasa terdapat barang-barang keperluan rumah tangga, material bangunan dan barang milik toko, hingga diduga ball press.

"Jangan sampai keberadaan pelabuhan tikus ini yang kemudian dimanfaatkan untuk membawa barang ilegal, seperti rokok," ujar seorang warga di kawasan Meral, Antoni, Selasa (19/2).

Berbagai rokok tanpa pita cukai banyak dijumpai di pasar dengan variasi merek yang berbeda seperti Maxxis, Ofo Bold, H&D, dan lain-lain.

Dengan begitu, kata dia, pengawasan secara masif dari aparat terkait pada kapal-kapal ekspedisi dan pelabuhan tidak resmi menjadi hal penting untuk dilakukan.

Sehingga aparat harus bisa lebih memeriksa ketika kapal sandar dan hendak melalukan bongkar muatan di pelabuhan tidka resmi.

"Pengawasan adalah kuncinya. Tentu harus melekat. Periksa kapal-kapal logistik yang sandar secara menyeluruh," tutupnya. (Tim)