Polsek Dumai Timur Bekuk Pengedar Bersama 20 Paket Sabu

redaksi

Xnewss.com, Dumai - Tim Opsnal Polsek Dumai Timur mengamankan seorang tersangka berinisial Su (37) warga jalanPertanian, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur yangdiduga berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Tersangka diamankan Senin (5/7) disalah satu rumah yang ada di JalanJanur Kuning, Gang Rantau, Keluran Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang resah dengan keberadaan tersangka.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yhudistira ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Dumai Timur Kompol Ade Zaldi, Selasa (6/7) membenarkan adanya penangkapan tersangka berinisial Su alias baron tersebut.

"Tersangka kita amankan disalah satu runah Jalan Janur Kuning dengan sejumlah barang bukti berupa 20bungkus kecil yang berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu sabu, 1paket kecil yang berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu sabu, 1 unit gunting, 15 lembar plastik bening, uang tunia sebesarRp 800 ribu dan 1buah dompet warna hijau," kata Kapolsek.

Diterangkan Kompol Ade Zaldi penangkapan tersangka berinisial Su tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat yang resah terhadap salah satu rumah yang berada di jalan Janur Kuning, gang Rantau sering berlangsung transaksi narkotika.

Berangkat dari laporan tersebut tim opsnal kantas melakukan penelidikan dan pengembangan. Setelah melakukan pengintaian dan menemukan tersangka Su di tempat kejadian perkara (TKP) diduga sebagai pengedar sebagai mana laporan masyarakat, tim dilapangan langsung melakukan penangkapan.

"Dari hasil pemeriksaan badan terhadap tersangka Su di rumah tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 20 paket sabu, uang tunai dan barang bukti lainnya yang akhirnya kita amankan ke Mapolres Dumai Timur untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," urai Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari tersangka berinisial Bu yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kami, tambah Kapolsek.

Untuk tersangka akan kita jerat dengan pasal 114 Ayat (1) Jo 112 undang " undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati, pungkas Kompol Ade Zaldi.(Sa)