Camat Dan Kasatpol PP Akan Eksekusi Warung Remang-remang dan Warung Penyedia Mesin Ketangkasan.

Mass Arie
Wady
XNEWSS.COM DUMAIâ€" Menjalani intruksi walikota Dumai Paisal SKM , Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai Fauzi Efrizal MSi dan Camat Bukit Kapur Agus Gunawan S.SOS mengingatkan para pemilik warung remang-remang alias esek-esek serta penyedia jasa mesin ketangkasan yang masih bandel menggelar usaha dengan terselubung itu, bakal ditindak tegas.


“Selama ini kan sudah ada teguran dan surat peringatan dari pemerintah Kota Dumai agar tidak menggelar usaha hiburan selama ramadhan dan masa Pandemi Covid 19 beserta disepanjang jalur kawasan yang dilarang apa lagi usaha tersebut tidak mengantongi izin. Kami sudah selidiki, dan masih ada yang buka lapak-lapaknya, setelah dilakukan peringatan”beber Kasatpol PP Fauzi, Jumat 7/5/2021 malam disela sela razia salah satu penginapan dan warung remang remang di wilayah Kecamatan Bukit Kapur.


Menurutnya, ketika aturan serta peringatan yang diberikan tersebut tidak digubris, maka jangan salahkan bila personil Satpol PP akan melakukan penindakan dan penertiban sekaligus eksekusi secara tegas seperti yang telah di intruksikan walikota Dumai.Seperti razia malam ini yang berhasil menyita beberapa botol minuman keras dan sound system serta sepasang kekasih bukan suami istri di salah satu penginapan di Kecamatan Bukit Kapur.


“Kami tidak peduli siapapun dibelakang (deking red) warung remang-remang dan penyedia jasa mesin ketangkasan (judi red), yang pasti kami selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian, manakala melakukan penertiban,”tegasnya lagi.


Terlebih di bulan suci Ramadhan dan masa pandemi Covid 19 ini, maka kata Fauzi Efrizal pihak Satpol PP beserta pihak kecamatan di Kota Dumai bakal meningkatkan razia secara keseluruhan yang menyangkut penyakit masyarakat (Pekat), guna menjaga kenyamanan dan ketertiban umum. “Kita akan melakukan rapat koordinasi menyusun jadwal kegiatan untuk penertiban di semua tempat yang dinilai sebagai sumber penyakit masyarakat (pekat,)”imbuhnya.


Disinggung terkait buka-tutup usaha diskotik ataupun hiburan malam pada selama bulan Ramadhan dan masa pandemi Covid 19 ini, menurut Fauzi, pihaknya belum bisa menyebutkan secara rinci ketentuan waktu yang diberlakukan, karena harus lebih dahulu dikoordinasikan.


Menurutnya, perlu dimaksimalkannya razia ataupun penertiban selama Ramadhan dan masa pandemi covid 19 adalah bertujuan agar memberikan kenyamanan bagi umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa dan sholat tarawih serta memutuskan matarantai.


“Kita tidak ingin ibadah puasa terganggu, sehingga kegiatan razia dan penertiban akan gencar dilakukan bahkan pada siang hari. Karena pengusaha hiburan selalu kucing kuncingan dengan pihak petugas,” cakap Fauzi.


Disamping itu camat Bukit Kapur Agus Gunawan , dengan singkat dan tegas, akan selalu menindak lokasi lokasi usaha penyakit masyarakat, seperti warung remang remang dan penyedia mesin ketangkasan yang membuat resah warga , namun semuanya tidak terlepas dari koordinasi dengan pihak satpol PP dan pihak unsur pimpinan kecamatan, seperti Polsek dan Koramil, pungkasnya.(ck5)




Penulis
: cK5