Tinjau PTMT, Paisal Sebut, Wajah Ceria Dan Senang Terpancar Dari Anak-Anak

redaksi

Xnewss.com,‎DUMAI - Di hari kedua pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di sekolah sekolah yang ada di Dumai, Walikota Dumai, Paisal SKM MARS didampingi Plt Kadisdik, Yusmanidar dan rombongan kembali memantau PTMT dibeberapa Sekolah.

Sekolah sekolah yang didatangi oleh Walikota dan rombongan di hari kedua PTMT Selasa (13/7) di mulai dari SMP Binaan Khusus (Binsus), SD Binsus, SD Muslimin hingga kesalah satu sekolah taman kanan kana, TK Pertiwi.

Wajah riang penuh kegembiraan terpancar dari wajah-wajah peserta didik baru maupun lama, mulai dari tingkat kanak -kanak hingga Sekolah menengah Pertama (SMP) di Kota Dumai, saat mengikuti (PTMT) dihari ke dua, Selasa (13/7/2021)

Bahkan, keceriaan tersebut terpancar meskipun wajah peserta didik dibatasi oleh masker, dihadapan Walikota Dumai, Paisal, mereka mengaku senang bisa masuk sekolah kembali.

‎Disela sela memantau proses PTMT di sekolah-sekolah, Walikota Dumai, Paisal didampingi Plt Kadisdik Yusmanidar, mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan peninjauan kali keduanya pelaksanaan PTMT di sekolah sekolah.

"Di hari ke dua ini, kami memantau PTMT di sekolah sekolah apakah berjalan baik dan lancar, dan alhamdulillah di hari kedua berjalan lancar dan prokes juga dijalankan sesuai aturan," katanya, Selasa.

Paisal mengaku, bahwa dua hari pelaksanaan PTMT wajah peserta didik yang sudah belajar terlihat riang dan senang, bahkan mereka mengaku, ingin terus masuk sekolah.

"Kita melihat wajah wajah riang dan senang terpancar dari anak anak sekolah, memang mereka sudah lama merindukan masuk sekolah, semoga pandemi ini bisa berakhir," sebutnya.

Dirinya mengatakan, akan terus melakukan peninjauan PTMT disekolah sekolah yang ada di Dumai, selama tujuh hari kedepan, hal tersebut dilakukan untuk memastikan PTMT berjalan dengan lancar sesuai aturan.

Selama tinjauan ke sekolah sekolah selama PTMT, protokol kesehatan sudah berjalan lancar, dan dirinya berharap tidak ada pelonggaran protokol kesehatan, kata Paisal.

Dirinya menegaskan, jika satu saja ada peserta didik yang terkonfirmasi positif, sekolah akan langsung ditutup, sedangkan untuk guru, jika ada dua atau tiga guru saja yang terkonfirmasi positif juga akan kita rekomendasikan tutup.

"Kita juga mengingatkan kepada pihak sekolah, jika ada gurunya belum di vaksin, jangan boleh menggelar tatap muka dulu, karena persyaratan wajibnya guru yang mengajar tatap muka wajib divaksin dulu," tegasnya.

"Jadi ingat protokol kesehatan harus dijalankan secara ketat, jika ada satu saja peserta didik terpapar disekolah, akan ‎langsung kita tutup," pungkasnya. (Infotorial)