104 Kios Pasar Lepin Akan Digratiskan Kepada Pedagang

redaksi
104 Kios Pasar Lepin Akan Digratiskan Kepada Pedagang

Xnewss.com,DUMAI - Sebagai wujud dukungan Pemerintah Kota Dumai terhadap keberlangsungan pasar tradisional, serta untuk mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat. Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perdagangan Kota Dumai membangun 104 kios di Pasar Lepin Jalan Jenderal Sudirman Dumai.

Pasar yang dibangun mengusung konsep pasar modern yang bersih dan nyaman, bebas kumuh, becek serta sesak tidak akan terlihat lagi di Pasar Lepin.

Selain itu pedagang yang akan menempati kios yang ada dan berjualan di pasar Lepin tidak akan dipungut biaya sewa kios oleh Pemerintah Kota Dumai.

"Alhamdulillah Pasar Lepin sudah selesai dikerjakan. 2023 sudah dapat digunakan oleh para pedagang, yaitu pedagang ikan, daging dan sayuran," kata walikota, Rabu (5/1/2023).

Pasar Lepin dibangun Pemko Dumai melalui Dinas Perdagangan Kota Dumai dengan total anggaran sebesar Rp3,5 Miliar, sumber anggaran APBN 2023. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun sebanyak 104 Kios beserta fasilitas. Tambahnya.

Pasar Lepin diprioritaskan bagi pedagang tempatan tujuannya untuk mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat. ungkap walikota.

Pemko Dumai terus berkomitmen meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan pasar lepin. Kita berharap keberadaan pasar Lepin dapat memperkuat perekonomian masyarakat.

"Pasar ini dibangun dengan konsep modern, bersih, nyaman dan tidak kumuh. Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok kepada masyarakat, " pungkasnya.

Sementara itu Kabid Pengembangan Perdagangan dalam Negeri (PPDB), Billy mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan mengoperasikan pasar Lepin tersebut.

"Saat ini sudah ada sekitar 20 sampai 25 pedagang yang sudah mendaftarkan diri untuk berjualan di Pasar Lepin dan semuanya tidak dipungut biaya, " uhar Billy, Kamis (5/1/2023).

Dikatakan Billy pihaknya hanya sebatas memungut restribusi yang sifatnya resmi sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) dengan nilai Rp 5 ribu per hari.

Lebih lanjut dikatakan Billy, saat ini kios yang ada belum ada aliran air dan listrik meski fasilitas jaringannya sudah ada,. Jadi jika pedaganh ingin mendapatkan fasilitas air dan listrik bisa memasang sendiri dan pihak Dinas Perdagangan siap memfasilitasi namun pemasangan tersebut akan dikenai biaya. (Infotorial)