Jatuh ke Laut Saat Memancing, Warga Tanjung Palas Ditemukan Tak Bernyawa

redaksi
Istimewa
  • Xnewss.com, Dumai - Seorang laki-laki diduga terjatuh saat mancing dan sempat dikabarkan hilang di Perairan Mundam Kecamatan Medang Kampai, Senin (16/11/2020) malam sekira pukul 21.00 WIB.

  • Korban yang datang ke dermaga navigasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy BM 6204 HD.

  • Informasi pertama hilangnya warga Jalan Makmur Kelurahan Tanjung Palas ini semula diperoleh dari postingan akun Facebook warga.

  • Adanya informasi terjatuhnya seorang pemancing ini membuat warga banyak berdatangan. Sekitar pukul 23.10 WIB korban yang diketahui bernama Riki Nurhadi bin Suhardi usia 36 tuhan alamat Jalan Makmur Tanjung Palas akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

  • Saat ditemukan pakaian yang digunakan korban masih utuh, namun dari hidung korban mengeluarkan darah.

  • Kapten Kapal Basarnas Pekanbaru yang berada di Kota Dumai, Leni Tadika membenarkan bahwa dirinya sudah mendapatkan informasi dari Satpol Air Polres Dumai.

  • "Saya dapat informasi sekira pukul 22.10 WIB malam ini dari Kasat Polair Polres Dumai. Ada satu orang laki-laki terjatuh ke laut dari pelabuhan Navigasi Dumai di Mundam. Kami langsung berkoordinasi kepada kapolsek Medang Kampai dan ternyata anggota mereka juga sudah di lokasi kejadian,"ujar Leni Tadika

  • Untuk melakukan segera pencarian, terang Leni, Kapal Basarnas Pekanbaru langsung bergerak ke lokasi setelah mendapatkan laporan. "Kami langsung ke lokasi untuk melakukan pencarian," tutup Leni.

  • Sementara itu Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira dikonfirmasi melalui Kapolsek Medang Kampai AKP Sahudi membenarkan adanya kejadian warga yang tenggelam di Dermaga Navigasi Dumai, Senin (16/11/2020) malam.

  • "Menurut keterangan saksi yang melihat kejadian itu awalnya korban sebelum memancing terlebih dulu membeli udang kecil untuk dijadikan sebagai umpan mancing dari saksi, setelah tidak lama kemudian Saksi mendengar ada teriakan meminta tolong karena ada orang jatuh ke laut,"ujar AKP Sahudi.

  • Menurut saksi yang melihat banyak masyarakat yang berusaha berenang untuk membantu korban, namun saat itu air laut masih dalam keadaan pasang atau naik masyarakat yang membantu mencari korban agak kesulitan.

  • Sementara itu lebih lanjut dijelaskan Sahudi menjelaskan, Satpol Air bersama Tim Kapal Basarnas Pekanbaru juga melakukan pencarian terhadap korban. Pada akhirnya pada pukul 23.00 WIB, Satpol Air Polres Dumai berhasil menemukan posisi korban yang tenggelam melalui penerangan cahaya dari kejauhan dan petugas bersama masyarakat mengangkat korban dari laut yang berjarak sekitar 75 M, dari pantai.

  • "Pada pukul 23.15 WIB, korban ditemukan sudah meninggal dunia dan dibawa oleh warga masyarakat ke tepi Pantai dan menghubungi pihak Keluarga hingga korban dibawa pulang ke rumahnya menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Kecamatan Medang Kampai. Setelah berkoordinasi, pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan VER/Autopsi dan sudah ikhlas atas kejadian tersebut dengan menandatangani surat pernyataan dengan pihak Kepolisian," jelasnya.

  • Ia menambahkan, untuk dugaan sementara bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam setelah terjatuh dari Dermaga Navigasi Kelurahan Mundam, namun selanjutnya Polsek Medang Kampai akan tetap memeriksa saksi saksi guna penyelidikan selanjutnya.(Ry)