Bupati dan Wabup Pilihan Masyarakat Rohil Bantah Abaikan Prokes

redaksi
Andi
  • Xnewss.com, Bagansiapiapi -Bupati pilihan masyarakat Rohil Afrizal Sintong dan Wakil BupatuH.Sulaiman membantah mengabaikan protokol kesehatan (prokes), saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohil menggelar rapat pleno terbuka dalam penetapan pasangan calon terpilih pada Rabu 10 Febuari 2021 lalu serta saat sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan agenda pengumuman usulan pengesahan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Rohil masa jabatan 2016-2021 dan pengumuman usulan pengesahan pengangkatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Rabu (24/02/2021) kemarin.

  • "Kami sangat menyayangkan atas pemberitaan yang diterbitkan salah satu media, yang mengatakan bahwa saya dan Wakil Bupati Rohil terpilih mengabaikan protokol kesehatan (prokes) saat rapat pleno di kantor KPU dan sidang pleno DPRD kemaren," kata Afrizal Sintong kepada wartawan Jumat (26/02/2021).

  • Dijelaskan Afrizal, atas pemberitaan tersebut tidak benar. Dirinya dan H Sulaiman mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah saat mengikuti rapat pleno terbuka yang digelar KPU dan sidang paripurna DPRD kemarin. Dimana jika Iadan wakil tidak memakai masker atau mengabaikan protokol kesehatan, sudah tentu kami diminta untuk keluar dari ruang rapat tersebut.

  • "Cuma saat berpoto sama istri kami, saya dan wakil melepaskan masker yang kami kenakan," jelas Bupati.

  • Dirinya menepis pemberitaan yang menyatakan merekatelah mengabaikan protokol kesehatan. Sebab hal itu menjadi contoh yang tidak baik kepada masyarakat.

  • "Kalau saya selaku Bupati dan Sulaiman sebagai wakil Bupati sempat mengabaikan protokol kesehatan, berarti kami mengajarkan hal yang tidak baik kepada masyarakat Rohil.Sekali lagi, saya selaku Bupati Rohil pilihan masyarakat dan H Sulaiman sebagai wakil, membatah atas pemberitaan yang mengatakan bahwa kami mengabaikan prokes," ungkap Afrizal Sintong.

  • Sementara itu, Wakil Bupati terpilih H Sulaiman mengatakan apa yang diberitakan salah satu media itu, tidak benar. Rapat pleno KPU maupun saat sidang paripurna DPRD telah dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan yang berlaku. (Ak)